Salah satu tenik untuk menentukan titik pengeboran dengan lokasi yang memilih cekung air/sumber air yang banyak (AKUIFER) adalah dengan metode GEOLISTRIK. Metode ini memerlukan lahan untuk dilakukan survey yang cukup luas untuk mencari cekungan air (AKUIFER) di dalam tanah.

DETEKSI MATA AIR / GEMS ?

Dengan menggunakan teknik RESISTVITY maka dapat ditentukan tahanan yang disesuaikan dengan kontur tanah/jenis batuan yang merupakan sumber air. Sehingga dapat ditentukan kedalaman yang ideal untuk mencapai air yang cukup banyak dan kualitas yang baik. Di karenakan Peralatan GEOLISTRIK ini cukupmahal, maka setiap pengeboran melalukan survey terlebih dahulu. Kegiatan survey GEOLISTRIK ini bisa memperoleh informasi keadaan tanah hinggga 150 meter.

Dengan menggunakan Geo Elektromagnetic Satellite scan

Penentuan titik pengeboran denagan metode GEO ELETROMAGNETIC SATELLITE SCAN (BELAH BUMI) lebih akurat dibandingkan dengan menggunakan peralatan Geolistrik.Karena Geo Elektromagnetic Satellite scan mampu melacak :

1.Lebar Sungai Bawah Tanah

2.Bawah Aliran Bawah Tanah

3.Membaca hingga kedalaman 400 mtr di bawah tanah

4.Mengetahui Struktur Tanah Secara detail

5.mengetahui frekwensi Aliran Air Tanah

6.Mengetahui Kedalaman Jalur Sungai Bawah Tanah

7.Mengetahui Conductivity struktur tanah Akurasi ketepatan geolistrik hanya 50% sedangkan Geo Elektro

magnetic Satellity scan 90%Eloktromagnetic satellite scan membaca air yang mengarir di dalam tanah

sehingga untuk pengeboran jarang sekali mengalir air kering setelah proses pengeboran selesai.